SELAMAT DATANG DI AGR Today BAGI YANG INGIN POSTING TULISAN HUBUNGI ADMIN WA: 082262416132

Rabu, 25 November 2015

Kue Mangkuk Bunda Simpang Kampus IAIN IB Padang



Elvis Eperis adalah pemilik usaha Kue Mangkuk Bunda di Simpang Kampung IAIN Imam Bonjol Padang, berdiri beberapa tahun yang lalu. Tujuan dari usaha ini adalah untuk mengingat betapa pentingnya melestarikan budaya di Minangkabau, tidak terkecuali penganan tradisionalnya.

Walaupun usaha Elvis masih terbilang sederhana, namun hasilnya cukup menjanjikan dan banyak diminati oleh pembeli serta pesanan-pesanan dari instansi, organisasi, sekolah maupun mahasiswa.

Dalam pembuatan kue mangkuk ini, Elvis menyediakan bahan dari gula aren asli, tepung, kelapa, daun pandan untuk pewangi masakan serta bahan lain yang dirasa perlu secukupnya. Kuek Mangkuk Bunda disajikan dengan berbagai macam rasa, sesuai keinginan pembeli. Kue mangkuknya itu, sangat mudah dibuat dan sangat laris dalam penjualan, hargapun sangat terjangkau.

“Walapun harga bahan pokok saat sekarang melambung tinggi, namun kami dari pengusaha Kue Mangkuk tidak menambah tarif jual dari usaha kami. Harga masih tetap dan kemasan juga masih seperti biasa, karena kepuasan pelanggan yang kami utamakan,” ungkapnya.

“Harga dalam satu buah kue mulai dari Rp. 700, misalkan dalam satu kotak berisi 10 buah, maka total harga satuk kotak tersebut adalah Rp. 7000. Seandainya terjual dalam satu hari laku sebanyak 70 kotak berarti omsetnya senilai Rp. 490.000 dalam satu hari, itu dalam bentuk contoh perkaliannya. Bisa jadi lebih dan bisa jadi berkurang, tergantung dari kunjungan para pembeli,” jelas Elvis.

“Kenapa cepat habis? kami menjual tidak terlalu mahal dan dari segi rasa, Alhamdulillah belum ada yang kecewa dengan Kue mangkuk yang kami jual dan kemasan tersusun rapi supaya bisa tahan lama,” bebernya lagi.

Dengan adanya usaha tersebut, Elvis sangat terbantu sekali. Bahkan meringankan kehidupan di dalam keluarga, biaya sekolah anak, rumah dan keperluan lainnya. Iapun tidak perlu mikir-mikir lagi untuk membeli apa yang diinginkan, dengan penghasilan yang dirasa sangat cukup itu, dari penjualan kue mangkuk.

Usaha sederhana ini, tentunya dapat menjadi contoh bagi ibu rumah tangga dan yang lainnya, sebagai alternatif usaha yang cukup menjanjikan. Selain memmpertahankan kuliner khas Minangkabau, ternyata yang masih rindu dan hobby dengan penganan asli daerah minang masih banyak.


“Walupun demikian, saya berharap pemerintah agar bisa memberikan pelatihan-pelatihan kepada anak-anak muda di minang ini, supaya bisa melestarikan makanan khas kita masing-masing,” harapan Elvis, kepada pemerintahnya. (Alhadi)

Tidak ada komentar:

Populer

Menjadi Pemimpin Itu MELAYANI bukan untuk mencari Kekuasaan dan Popularitas

Sorang pemimpin yang memiliki misi melayani biasanya memiliki konsep, pemikiran dan solusi untuk memberikan sebuah pelayanan yang profes...